Senin, 25 November 2013

Dari Cinderlaila, Kabayan hingga Dangdutan






Dari Cinderlaila, Kabayan hingga Dangdutan
(Catatan  sederhana Ujian Semester 1 Mata Pelajaran Seni Budaya Pertunjukan Longser
 SMAN 1 CIcurug Kab. Sukabumi )
               
                Lampu cempor dan sesajen terlihat begitu sakral tepat ditengah panggung hingga gending tarian bergeming diringi tepuk tangan yang mengawali pertunjukan longser di pagi ini, Minggu 24 November 2013 adalah jadwal ujian praktek mata pelajaran seni budaya di SMA Negeri 1 Cicurug yang mengikuti ujian di pagi ini adalah siswa-siswi kelas XI IPA 1 s.d 4, panggung utama di SMA 1 Cicurug dibanjiri tawa di pagi yang tidak terlalu cerah, tawa itu muncul tatkala para aktor memerankan tokoh-tokoh dalam pertunjukan Longsernya, tokoh yang lahir dari naskah karangannya sendiri, beragam naskah dipertunjukan dalam ujian semester 1 tahun ini. Kleas IPA yang berjumlah empat kelas ini setiap kelasnya dibagi menjadi dua kelompok sehingga yang mengikuti ujian adalah delapan kelompok setiap kelompok berkisar antara Sembilan belas hingga duapuluh orang, setiap kelompok dibagi menjadi aktor, penari dan pemusik, sehingga dalam satu kelompok meliputi tiga jenis seni pertunjukan yaitu tari, teater dan musik.
                Tingkat kreativitas anak dalam ujian tahun ini sangatlah beragam anak mampu mengankat beberpa isu terkini yang ada seperti dalam pertunjukan “SMA Suka Maju VS STM Suka Mundur” , anak mengangkat isu hangat mengenai peristiwa tawuran pelajar yang taklama telah terjadi di Sukabumi yaitu antara SMK Pertanian dan SMK Lodaya yang menelan korban jiwa sampai empat orang, anak juga mampu mengadopsi cerita rakyat sunda yang dipadupadankan denga cerita dari luar negeri seperti pada pertunjukan “Kabayang Langlangbuana”, dalam kisah ini kabayan pergi keluar negeri yaitu eropa dan bertemu dengan Romeo dan Juliet yang sedang mengalami dilemma cinta karena tidak disetujuai oleh orang tuannya namun tiba-tiba kisah ini dikaitkan dengan kisah Aladin dari daratan Arab, hingga di ujung cerita Romeo dan Juliet bisa kembali rukun akibat bantuan dari Jin yang dimiliki Aladin dengan campur tangan si Kabayan, Berbeda dengan kisah Cinderlaila dan Hayang kawin yang sebenarnya berangkat dari semangat yang sama yaitu semangat kisah sepatu kaca Cinderlela yang sejak dahulu sudah dikenal, pada kisah Ciderlaila naskah ini menceritakan secara konkrit kisah Cinderlela gaya Eropa, namun di pertunjukan Hayang Kawin berbeda, pertunjukan ini mengambil sudut pandang yang berbeda namun tetap menarik.
                Satu semester bukanlah waktu yang cukup untuk menggarap sebuah pertunjukan longser secara baik oleh siswa-siswi SMA yang kesehariannnya dibebani oleh tugas-tugas yang lain namun sebagai sebuah kelompok longser amatir pertunjukan terlihat sangat baik karena dalam setiap pertunjukannya dihiasi oleh tarian tradisi dan adu sisindiran yang kreatif dan terlatih.
                 Bahasa sunda sebagai bahasa penutur dalam pertunjukan longser ini memang sedikit terdengar kaku maklum siswa-siswi di SMA Cicurug ini memang hampir sekitar  70% Siswanya berkomunikasi menggunakan bahasa persatuan bahasa Indonesia, ini berakibat pada nada dialog dan pemilihan diksi para aktornya, mungkin ini yang harus menjadi sedikit bahan evalusi, sebaiknya siswa dibiasakan berbahasa sunda yang baik dalam pembelajaran seni budaya dikelas sehingga anak mampu berdialog bahasa sunda dengan lebih baik lagi.
                Secara keseluruhan ujian semester pertama ini bisa dikatakan cukup baik, ini semua dari keseriusan pelajar ini dalam menyiapkan pertunjukannya dari mulai penggarapan naskah, artistic, kostum dan jelas lawakan-lawakan yang terdengar segar dalam pertunjukan longser. Ini semua menjadi titik tolak bagaimana kemampuan pelajar dalam mengembangkan kretifitas dirinya, serta ikut serta melestarikasn seni teater tradisional sunda yaitu longser. 
                  Inilah judul naskah yang dipertunjukan oleh para peserta ujian
1.       Hayang Kawin (XI IPA 1)
2.       Kampung Cinitnit VS Kampung Peurem Beunta (XI IPA 1)
3.       SMA Suka Maju VS STM Suka Mundur (XI IPA 2)
4.       Dangdut Tekoek (XI IPA 2)
5.       Ciderlaila (XI IPA 3)
6.       Kabayan VS Hayam (XI IPA 3)
7.       Kabayan Langlang Buana (XI IPA 4)
8.       Balada Sateacan Hajat (XI IPA 4)



Guru Seni Budaya
Achmad Dayari, S.Pd

4 komentar:

  1. like kaaang, cerita aku masuk blog ini SMA Sukamaju vs STM Sukamundur yeaayyy

    BalasHapus
  2. I Love It, kang!! Cerita "Hayang Kawin" bisa jadi favorit pilihan akang dan bisa masuk Blog ini. Walapun banyak kekurangan tapi terimakasih banyak, akang^^ Hidup Budaya Sunda!! \m/

    BalasHapus

silahka masukan komentar anda!