Pada 6 April 2013 Komunitas Iket
Sunda Sukabumi di resmikan keberadaannya, Komunitas ini di bawah naungan
komunitas Iket sunda yang berpusat di Bandung, pada peresmiannya di gedung
indosat kota Sukabumi dihadiri lebih dari 30 orang dari berbagai usia dari
anak-anak sampai orang tua, selain peresmian dalam kegiatan ini juga
dilaksanakan diklat mengenai penggunaan iket sunda, dari mulai iket kampung
adat, iket buhun (jaman dulu), iket kiwari/kreasi (Jaman sekarang), anggota
komunitas ini di harapkan mampu menggunakan iket sunda sebagai acessoris kepala
dengan baik dan benar, selain acessoris iket sunda juga memiliki filosofi yang
baik untuk kehidupam, sehingga pengguna iket semoga mampu menjaga keseimbangan
hidup yang dijaga oleh iket yang melingkar di kepalanya.
Minggu, 12 Mei 2013
Jumat, 03 Mei 2013
Teater Cermin memperingati Hari Teater Se-Dunia 2013
Teater Cermin (TC) SMAN 1
Cicurug Kab. Sukabumi memperingati Hari Teater Se-Dunia yang jatuh pada tanggal
27 Maret 2013, pada tahun init eater
cermin merayakan hari teater sedunia dengan cara mempertunjukan beberapa
pertunjukan sederhana seperti pantomime, gangnam stle, pesta kostum, dan harlem
sake, peringatan world theater day oleh TC dilaksanakan di halaman parker
sekolah, pada jam pulang sekolah, hal ini dilakukan untuk menarik langsung
penonton, dan TC belajar bentuk teater di ruang publik
Perigatan ini dilakukan oleh TC
untuk membuktikan bahwa TC terus konsen akan organisasnya dan atas apa yang di
minatinya, TC mencoba menjadi salahsatu teater sekolah yang benar-benar konsen
akan apa yang dilakukannya, TC berusaha terus mengembangkan keilmuannya untuk
menjadi organisasi teater yang memiliki kompetensi yang baik salah satunya
dengan merayakan hari teater sedunia setiap tahunnya.
Bumi Sandiwara Observasi ke OPERA VAN JAVA
Pada tanggal 23 Januari 2013
bumi sandiwara (BS) bekesempatan mengikuti kunjungan ke studio Trans 7 di
Jakarta, pada kunjungan ini BS bergabung
bersama rombongan mahasiswa Universitas Muhammadiah Sukabumi, BS berkesempatan meilhat langsung pertunjukan
OVJ (Opera Van Java) yang digawangi oleh Sule, Nunung, Azis, Andre dan Desta.
Dalam kunjungan ini dari pihak
BS diwakili oleh Ari Irawandi, Adnan Khairullah, dan Achmad Dayari, tujuan
utama mengikuti kunjungan ini adalah untuk observasi dari produksi OVJ, tata
artistic, tata lampu dan sebagainya, sebagai bahan penambahan keilmuan bagi BS,
Jumat, 08 Maret 2013
teater cermin memntaskan Gandrung New York pada FDBSP 2 2013
Gandrung New York, Ego dan Konflik Cinta
Naskah yang di sadur secara
bebas dari naskah New Yorker In Tondo
ini berjudul Gandrung New York
naskah yang di peruntukan untuk Festival Drama Basa Sunda Pelajar 2 yang
setiap dua tahun sekali diselenggarakan oleh Teater Sunda Kiwari yang pada
tahun 2013 ini di selenggarakan di bulan Februari di gedung Rumentang Siang
Bandung.
Gandrung Newyork adalah kisah
sederhana tentang seorang wanita bernama Yeyen yang tinggal di Kampung Cikiruh,
yeyen berkesempatan untuk belajar kecantikan di luar negeri yaitu di negeri
paman sam Amerika lebih tepatnya di kota New York, sepulang dari New York Yeyen
mengubah namanya menjadi Jenifer, di Cikiruh Yeyen memiliki tiga orang sahabat
yaitu Kusna, Dudung dan Sumi, serta seorang ibu yang bernama Bi Eroh, yeyen
yang membaptis dirinya menjadi Jenifer serta Ibunyapun di Baptis menjadi Mamih
Cameron yang diharuskan bergaya New York. New York telah merubah pemikiran
yeyen sebagai seorang mojang Cikiruh, gaya bahasa gaya berpakain dan semuanya
yang melekat dalam tubuh yeyen di ubah menjadi seorang jenifer yang menajdi
mojang metropolis yang perlente. Dikampung halaman Yeyen yaitu Cikiruh yeyen
telah ditunggu oleh tunangannya yang bernama Kusna namun perubahan yeyen tidak
hanya dari gaya hidupnya tetapi samapi pada ingatannya Yeyen melupakan bahwa
Kusna merupakan tunangannya, Yeyen berfikir bahwa Kusna bukanlah siapa-siapa,
hal tersebut membuat Kusna merasa sakit hati tetapi konflik cinta tidak selesai
disini karena kusnapun melakukan kesalahan dengan berselingkuh, Kusna
berselingkuh dengan Sumi yang merupakan sahabat kecil Yeyen. Perselingkuhan ini
terjadi karena Kusna berfikir Yeyen telah melupakan kusna dengan idak
memebrikan kabar juga tidak pernah membalas surat dari Kusna namun konflik cinta
ini tidak selesai begitu saja karena Dudung ternyata memiliki perasaan special
pada Sumi, dudung sudah lam mencitai Sumi.
Ego Yeyen merupakan penggambaran
wanita masa kini yang terjebak dalam narsisme dan hedonisme, wanita yang lebih
mudah menerima gaya barat dan melupakan asalnya yang dari timur, dan konflik
cinta yang terjadi adalah mimesis dari semua hal yang terjadi dalam peradaban
cinta kaum muda masa kini yang terus saja menimbulkan konflik tanpa ada
klimaks.
Naskah Gandrung New York di
pentaskan oleh teater cermin SMAN 1 Cicurug dalam perhelatan Festval Drama Basa
Sunda pelajar ke 2 yang di gelar oleh Teater Sunda Kiwari di G.K Rumentang
Siang Bandung pada senin 18 Februari 2013, ini adalah kali ke tiga teater
cermin mengikuti Festival ini, sebuah kebanggan saat cermin bisa menjadi wakil
satu-satunya dari kab. Sukabumi.
Para pelaku
Yeyen/Jenifer :
Tanti Zaharani
Kusna : Abdulah Rafi
Sumi : Shanti
Bi Eroh : Dini
Dudung : Yusuf
Solihin
Sutradara :
Achmad Dayari
Senin, 28 Januari 2013
Bumi Sandiwara prosesi Upacara adat
Bumi
Sandiwara prosesi Upacara adat
13
Januari 2013, Bumi sandiwara melaksanakan upacara adat di daerah kinasih Kab.
Bogor, dengan konsep sederhana yaitu ki lengser, tari merak, tari katumbiri,
umbul-umbul dan payung
BUMI SADIWARA MENGIKUTI ROAD SHOW MTV EXIT
BUMI SADIWARA
MENGIKUTI ROAD SHOW MTV EXIT STOP PENJUALAN DAN PERBUDAKAN MANUSIA
Pada tanggal 16 s.d
19 Januari 2013 beberapa anggota bumi sandiwara mengikuti worksop yang
di selenggarakan oleh MTV EXIT bekerja sama dengan FIGHT BDG dan SUKABUMI
KREATIF, bertempat di gedung BBAT Kota
Sukabumi, dalam kesempatan ini MTV EXIT memberikan pengetahuan tentang
penjualan manusia dan perbudakan, para peserta workshop dibekali pengetahuan
tentang penjualan manusia dimulai dari jumlah korban, bentuk-bentuk perbudakan
dan cara penganggulangan namun dalam worshop selain tentang perbudakan dan
penjualan manusia juga disisipkan pengetahuan tenang kesenian yaitu kesenian
teater dalam hal ini Pembina bumi sandiwara yaitu kang Aday (Achmad dayari)
berkesempatan memberikan workshop mengenai teater tersebut, konsep yang disuguhkan
oleh kanga Aday adalah bentuk pertunjukan longer yang dikolaborasi dengan
pertunjukan wayang sukuraga kesenian asli Sukabumi. Tidak semua konsep wayang
sukuraga ditampilkan, hanya konsep kudu lempang yang merupakan bagian dari
wayang sukuragalah yang di sisipkan dalam pertunjukan teater tersebut.
Longser yang dipertunjukan
berjudul “Ulah daek dibobodo” dari 19 peserta workshop dibagi menjadi pemusik,
penari, aktor dan penari kudu lempang, naskah Ulah daek dibodo menceritakan
tentang perjalanan Asep Gumasep dan Euis Gumelis yang menjadi korban penjualan
manusia, Asep yang diperankan oleh Ari dan Euis oleh Fergina, pertunjukan ini
merupakan bagian dari kampaye yang dilakukan para peserta workshop atau disebut
juga Youth Leader. Dengan durasi latihan yang hanya dua hari semua pelakon
dalam naskah Ulah daek dibobodo mampu memerankan karakternya dengan cukup baik
Pertunjukan ini dipentaskan di
dua tempat yaitu di Almasturiah Cisaat Sukabumi dan di SMAN 5 Kota Sukabumi,
dilihat dari antusiasme penonton pertunjukan Ulah daek dibobodo dapat diterima maknanya secara baik
oleh penonton, aktor-aktor yang memerankan naskah bermain dengan baik dan
konsep pertunjukan lonser dengan bahasa sunda lebih mudah dimengerti oleh
penonton yang notabene adalah orang sunda
Dari kampaye melalui pertunjukan
longer ini semoga dapat menimbulkan pemikiran pada penontonnya tentang bahaya
dari penjulan manusia dan perbudakan yang begitu marak khususnya di Kab. Sukabumi.
Rabu, 09 Januari 2013
LATIHAN GABUNGAN ALAM TEATER CERMIN (SMAN 1 CICURUG) & TEATER PANDORA (SMA AL-BAYAN)
LATIHAN
GABUNGAN ALAM TEATER CERMIN (SMAN 1 CICURUG) &
TEATER PANDORA (SMA
AL-BAYAN)
Minggu 10
November 2012, Bumi Sandiwara mengagas sebuah kegiatan latihan alam di Bumi
perkemahan Javanaspa Cidahu Kab. Sukabumi, acara tersebut diikuti oleh 20
anggota Teater Cermin dan 17 anggota Teater Pandora, materi yang diberikan oleh
Bumi Sandiwara adalah latihan-latihan dasar teater seperti olah tubuh, vocal
dan sukma, pemateri dalam kegiatan latihan gabungan kali ini adalah Achmad
Dayari dan Ari Irawandi Gusmi, latihan ini mengajak para peserta untuk lebih
akrab satu sama lain, dan juga mengenalkan alam sebagai media latihan teater,
hingga nantinya dapat dikembangkan di sekolah masing-masing, saat latihan
berlangsung sempat turun hujan, namun hujan tidak menyurutkan para peserta
untuk terus berlatih, latihan dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berakhir pada
pukul 14.00 WIB
Langganan:
Postingan (Atom)


















